Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Pembinaan Ideologi Pancasila bagi Paskibraka Kabupaten Gunung Mas Tahun 2025, Kamis (20/11/2025) di Aula Kantor BAPPERIDA. Kegiatan ini diikuti 50 peserta yang terdiri dari Purnapaskibraka 2024 dan Paskibraka 2025 dari SMA Negeri 1 Kuala Kurun dan SMA Katolik Santo Arnoldus Janssen Kuala Kurun.

Acara dibuka secara resmi oleh Asisten I Setda Gunung Mas, Drs. Lurand yang hadir mewakili Bupati Gunung Mas. Dalam sambutannya ia menegaskan pentingnya peran pelajar Paskibraka dalam menjaga nilai kebangsaan.
“Paskibraka bukan hanya pengibar bendera, tetapi simbol keteladanan bagi generasi muda. Nilai Pancasila harus benar-benar dihayati dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Kepala Badan Kesbangpol Gunung Mas, Sugiarto, SE, selaku ketua panitia, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya berkelanjutan dalam pembinaan generasi muda.
“Melalui FGD ini kami ingin memastikan bahwa para calon Paskibraka memiliki karakter kebangsaan yang kuat dan memahami peran penting mereka sebagai duta Pancasila,” terangnya.

Materi FGD disampaikan oleh tiga narasumber yaitu Asisten I Setda Gunung Mas Drs. Lurand, Kasat Bimas Polres Gunung Mas Akp Edy Sudarmanto, dan Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Gunung Mas Supritson, SH.,MH. Mereka memberikan wawasan mengenai internalisasi nilai Pancasila, pencegahan radikalisme, serta kepatuhan terhadap hukum.

Kasat Bimas Polres Gunung Mas Akp Edy Sudarmanto menambahkan:
“Generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan menolak segala bentuk provokasi yang dapat memecah belah bangsa.”

Kegiatan juga dirangkai dengan diskusi interaktif, penyematan tanda peserta, serta pengalungan salempang bagi narasumber dan moderator. FGD ditutup pada pukul 13.00 WIB dalam keadaan aman dan lancar.